Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry

Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry - Hallo sahabat SMARTPHONE, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel News, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry
link : Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry

Baca juga


Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry

Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry






Sesuai namanya, ransomware WannaCry membuat sekitar 99 negara di dunia 'menangis'. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu dua hari, malware ganas ini menyebar dengan cepat ke hampir semua lini bisnis di puluhan negara, termasuk Indonesia.

Serangan ini menggunakan teknik ransomware--jenis malware (malicious software)--yang berkembang cepat. Data dalam komputer yang terkena WannaCry akan terkunci atau diblokir oleh program jahat yang meminta korban untuk membayar tebusan US$ 300, dalam bentuk mata uang virtual Bitcoin.

Jika kunci itu ingin dibuka, makan korban harus membayar uang tebusan itu. Namun, usai membayar tebusan belum berarti data-data yang disandera akan langsung kamu dapatkan kembali.

Meski serangan siber tersebut lebih sering menargetkan perusahaan atau instansi besar, tak menutup kemungkinan ransomware dapat terjadi terhadap individu.

Lalu, apakah WannaCry akan menyerang smartphone? Menkominfo Rudiantara mengatakan, WannaCry sementara ini belum menyerang smartphone, dan hanya menargetkan komputer yang menjalankan Windows versi 2010 ke bawah atau sebelumnya.

Inilah alasan kenapa Android relatif aman dari WannaCry:

1 . Update bulanan

Meskipun Microsoft menambal kerentanan keamanan yang telah bocor dari NSA pada bulan Maret, banyak sistem yang tersandera oleh ransomware tidak pernah memiliki kesempatan untuk mendapatkan upgrade tersebut. Hal itu karena ribuan komputer, termasuk yang digunakan oleh rumah sakit yang diretas di Inggris, masih berjalan di Windows XP.

Microsoft berhenti mendukung Windows XP dengan updatenya di awal 2014, sehingga banyak yang rentan terhadap malware baru dalam tiga tahun terakhir.

Google mengikuti filosofi yang berbeda dengan sistem operasinya yang lama. Sejak tahun 2015, pengguna Android yang menggunakan versi 4.4 menerima update keamanan bulanan. Mereka mencakup lebih dari 735 juta perangkat.

Jadi sementara seseorang yang menggunakan Samsung Galaxy Note S3 mungkin tidak mendapatkan fitur terbaru seperti Google Assistant, namun mereka tetap terlindungi dari kerentanan keamanan melalui dukungan Google.

2. Mencari Uang

Untuk sekitar 100 juta pengguna Android yang masih rentan karena kurangnya update, ransomware mungkin tidak memasukkan dalam daftar.

Ada alasan mengapa serangan ini paling umum terjadi pada rumah sakit, bank dan bisnis. Mereka semua memiliki banyak uang, dan banyak data yang mereka butuhkan. Ketika catatan medis rumah sakit terkunci, orang-orang kehilangan layanan darurat.

"Mereka lebih cenderung menyerang mesin komersial dan perusahaan di mana seseorang akan membayar bitcoin untuk mengembalikannya," kata Jacob Osborn, penasihat Goodwin's Privacy + Cybersecurity. "Dengan Android, jauh lebih tidak mungkin."

Ada data penting dalam sistem ini, yang jika hilang selamanya bisa menghabiskan biaya lebih banyak daripada uang tebusan yang dipasang hacker di komputer mereka. Sekarang lihat apa yang ada di telepon Anda. Tentu, jika dikunci, Anda bisa kehilangan foto atau kontak, namun orang tidak mau membayar US$ 300 untuk itu - terutama jika disinkronkan secara otomatis ke layanan awan seperti Google Photo.

3. Serangan terkendali

WannaCry menyebar dengan sendirinya melalui jaringan komputer menggunakan alat berbagi standar yang disebut Server Message Block. Jadi, jika satu orang di kantor Anda tergelincir, Anda semua terkena ransomware. Karena itulah WannaCry bisa menyebar dengan cepat, dengan variannya menginfeksi 200.000 komputer, sebelum kill switch pertamanya diaktifkan.

Meski kebanyakan ponsel Android selalu terhubung online melalui operator, mereka tidak terhubung satu sama lain seperti komputer di kantor. Jadi jika rekan kerja Anda terkena ransomware di ponsel mereka, Anda tetap akan baik-baik saja, walaupun Anda mungkin ingin menolak semua file yang mereka coba kirimkan kepada Anda. "Kelemahannya unik untuk Windows," kata Brenda Sharton, kepala Goodwin's Privacy + Cybersecurity .



Demikianlah Artikel Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry

Sekianlah artikel Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kenapa Smartphone tidak mempan virus ransomware WannaCry dengan alamat link http://www.heartphone.org/2018/02/kenapa-smartphone-tidak-mempan-virus.html

0 komentar